MAKI Jatim Sosialisasikan Pameran UMKM ke Warga Pancoran, Warga Diajak Bersiap Sambut Jatim Culture Fiesta 2026
BANYUWANGI — Persiapan gelaran The Biggest Culture of Jatim UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 mulai menyentuh masyarakat di sekitar lokasi acara. MAKI Jawa Timur bersama pemilik Pancoran Group menggelar rapat sosialisasi dengan warga Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ballroom Hotel Pancoran tersebut menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan pameran UKM, UMKM, dan ekonomi kreatif yang akan digelar di Pancoran Waterpark Banyuwangi pada 30 dan 31 Oktober serta 1 November 2026.
Ketua Korwil MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, mengatakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam persiapan kegiatan. Menurut dia, warga tidak semestinya hanya menjadi penonton ketika sebuah event berskala besar digelar di lingkungan mereka.

Sebaliknya, masyarakat perlu dilibatkan agar keberadaan kegiatan tersebut memberikan manfaat, terutama bagi pelaku UMKM dan usaha berbasis ekonomi kreatif di sekitar lokasi.
“Event seperti ini jangan hanya dilihat dari sisi acaranya saja. Ada pergerakan ekonomi, ada UMKM, ada potensi wisata, dan ada masyarakat yang bisa ikut mendapatkan manfaat. Karena itu, warga sekitar harus menjadi bagian dari kegiatan,” kata pria yang akrab disapa Heru MAKI ini.
Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Heru dalam sejumlah kegiatan UMKM sebelumnya. Ia beberapa kali menekankan bahwa event yang melibatkan UMKM dapat menjadi ruang promosi sekaligus mendorong produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
Dalam sosialisasi di Pancoran, pelaku UKM dan UMKM di Dusun Pancoran maupun Desa Karangbendo didorong untuk ikut ambil bagian dalam gelaran tersebut. Dengan demikian, keberadaan pameran diharapkan tidak hanya mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat sekitar untuk tampil sebagai bagian dari kegiatan.

Selain mendorong keikutsertaan pelaku usaha, warga juga diajak mempersiapkan lingkungan sekitar. Salah satunya dengan menjaga kebersihan serta mempercantik rumah dan lingkungan tempat tinggal guna menyambut kedatangan tamu selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Langkah tersebut dinilai penting karena pameran diproyeksikan mendatangkan pengunjung dari Banyuwangi maupun tamu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kehadiran masyarakat sebagai tuan rumah diharapkan dapat memberikan kesan positif kepada para pengunjung.
Dorong UMKM Naik Kelas
Agenda sosialisasi warga ini melanjutkan persiapan MAKI Jatim bersama Pancoran Group untuk gelaran The Biggest Culture of Jatim UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026.
Heru menilai keberadaan ruang pamer bagi UMKM sangat penting karena banyak produk lokal memiliki potensi, tetapi membutuhkan panggung untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas.
“Banyak produk UMKM kita sebenarnya punya kualitas yang bagus. Tinggal bagaimana diberikan panggung yang tepat agar semakin dikenal masyarakat. Kegiatan seperti ini bisa menjadi salah satu ruang untuk membantu pelaku usaha berkembang dan naik kelas,” ujar aktivis anti korupsi ini.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Heru juga menyebut kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan warga, pelaku UMKM, pengelola lokasi dan berbagai pihak pendukung dapat memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Pameran tersebut mengusung semangat mempertemukan pelaku UKM, UMKM, ekonomi kreatif, komunitas, budaya, serta jejaring usaha. Sejumlah kegiatan pendukung juga disiapkan untuk menarik masyarakat datang dan mengenal lebih dekat produk maupun potensi lokal.
Dengan melibatkan warga di sekitar lokasi, persiapan kegiatan kini diperluas dari aspek penyelenggaraan menuju kesiapan lingkungan dan masyarakat sebagai bagian dari tuan rumah.
Warga Diminta Bersiap Sambut Pengunjung
Bagi masyarakat Dusun Pancoran dan Desa Karangbendo, gelaran ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan wajah lingkungan mereka kepada para tamu yang datang.
Karena itu, warga diajak mulai melakukan pembenahan lingkungan, termasuk menjaga kebersihan dan mempercantik rumah masing-masing. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman ketika pengunjung memadati kawasan Pancoran Waterpark.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Kita ingin tamu yang datang melihat bukan hanya acaranya, tetapi juga potensi masyarakat dan lingkungan di sekitar Pancoran,” ujar Heru.
Pancoran Waterpark berada di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Berdasarkan informasi resmi Pancoran Group, Jatim Culture Fiesta 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026, dengan rangkaian kegiatan pameran UMKM serta agenda pendukung seperti Fashion Competition, Painting Competition, dan Fun Run 5K.
Bagi pelaku UMKM, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat. Sementara bagi warga sekitar, event ini sekaligus membuka peluang keterlibatan dalam aktivitas ekonomi dan pariwisata yang muncul selama pelaksanaan kegiatan.
Rangkaian The Biggest Culture of Jatim UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 30 Oktober, 31 Oktober, dan 1 November 2026 di Pancoran Waterpark Banyuwangi.
Dari Dusun Pancoran, kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi agenda pameran, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk menunjukkan potensi usaha, kreativitas, serta keramahan sebagai bagian dari wajah Banyuwangi dan Jawa Timur.

















