NEWSSTAND.ID – Universitas Jember (Unej) menyiapkan fasilitas khusus bagi peserta difabel dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Sebanyak tiga peserta difabel ditempatkan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) guna mendapatkan dukungan layanan yang optimal selama ujian berlangsung.
Ketua Pusat UTBK Unej sekaligus Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Slamin, mengatakan bahwa penempatan tersebut dilakukan karena Gedung LPMPP dilengkapi dengan pusat Layanan Konseling dan Difabel.
“Peserta difabel ditempatkan di LPMPP karena tersedia layanan yang siap membantu sewaktu-waktu apabila dibutuhkan,” ujarnya di Jember, Sabtu (18/4/2026).
Meski demikian, ketiga peserta difabel tetap mengikuti ujian bersama peserta lainnya karena tidak memerlukan fasilitas tambahan secara khusus.
Namun, panitia tetap menyiagakan petugas untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
Lebih dari 13 Ribu Peserta Ikuti UTBK di Unej
Sebanyak 13.311 peserta akan mengikuti UTBK SNBT 2026 di Unej yang dijadwalkan berlangsung pada 21–30 April 2026.
Panitia menyiapkan 955 unit komputer yang tersebar di 31 ruangan di 20 lokasi kampus.
Unej juga membuka akses layanan bagi peserta yang membutuhkan fasilitas tambahan.
“Peserta yang membutuhkan layanan khusus dapat menghubungi panitia melalui Humas Unej. Kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik,” kata Slamin.
Pengawasan Ketat untuk Cegah Kecurangan
Dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026, Unej menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas ujian dengan menerapkan pengawasan ketat sesuai prosedur operasional baku (POB).
Sebanyak 280 penanggung jawab lokasi (PJL) ditugaskan memimpin 716 pengawas, serta didukung 49 teknisi teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
“Pengawas harus aktif dan peka terhadap potensi kecurangan. Mereka juga tidak diperbolehkan membawa ponsel ke dalam ruang ujian,” tegasnya.
Pelaksanaan UTBK SNBT di Unej ditargetkan dapat selesai lebih cepat, yakni pada 27 April 2026.
Koordinasi dengan PLN dan Kepolisian
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, seperti PLN untuk menjamin pasokan listrik serta Polres Jember guna menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar kampus.
Selain itu, panitia juga menyediakan fasilitas transportasi berupa mobil antar-jemput dari gerbang kampus menuju lokasi ujian bagi peserta yang tidak membawa kendaraan.(yan)

















