Dukungan terhadap cabang olahraga selam, khususnya nomor finswimming atau selam kolam, untuk dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 terus mengalir. Seluruh Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan Pengurus Kota (Pengkot) POSSI se-Jawa Timur kompak mengajukan usulan agar cabang olahraga tersebut resmi masuk agenda pertandingan POPDA mendatang.
Hingga saat ini, proses pengajuan cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada POPDA 2026 masih berlangsung. Sedikitnya 17 daerah di Jawa Timur telah menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut. Daerah-daerah itu meliputi Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Lumajang, Kota Malang, serta Kota Madiun.
Perwakilan POSSI Kediri, Imam Sugeng, menyampaikan bahwa selam dinilai sangat layak dipertandingkan dalam POPDA karena selama ini pembinaan atlet usia pelajar sudah berjalan aktif melalui berbagai kejuaraan daerah maupun ajang Piala Gubernur Jawa Timur.
“Selam perlu semakin membumi di kalangan pelajar. Apalagi Jawa Timur mampu menjadi juara umum cabang olahraga selam di PON. Regenerasi atlet juga harus dipersiapkan sejak sekarang karena banyak atlet senior yang nantinya tidak lagi tampil di PON mendatang,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Imam, keberadaan POPDA akan menjadi sarana penting dalam proses pembinaan sekaligus regenerasi atlet selam di Jawa Timur. Dengan adanya kompetisi resmi tingkat pelajar, potensi atlet muda di berbagai daerah dinilai akan semakin berkembang.
Pandangan serupa juga disampaikan perwakilan POSSI Gresik, Ayu Sang Swaruprani. Ia menilai Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama olahraga selam nasional dan menjadi barometer prestasi selam Indonesia.
“Perkembangan olahraga selam di Jawa Timur terus meningkat sehingga perlu diimbangi dengan lebih banyak ajang kompetisi bagi atlet pelajar. POPDA menjadi salah satu event bergengsi yang sangat dinantikan atlet muda selam di Jawa Timur,” kata Ayu.
Dalam usulan yang disampaikan kepada pemerintah kabupaten dan kota, Pengkab dan Pengkot POSSI Jawa Timur juga menyertakan sejumlah pertimbangan strategis. Salah satunya adalah prestasi finswimming Jawa Timur yang sukses meraih gelar juara umum pada ajang PON sebanyak tiga kali berturut-turut.
Selain faktor prestasi, hasil Kejuaraan Daerah Finswimming Jawa Timur 2026 serta evaluasi Piala Gubernur Jawa Timur 2025 menunjukkan persaingan antardaerah semakin merata. Hal tersebut dinilai membuka peluang besar bagi seluruh kabupaten dan kota untuk meraih medali jika selam dipertandingkan di POPDA.
POSSI Jawa Timur juga menilai banyaknya nomor pertandingan dalam finswimming dapat menjadi peluang tambahan bagi atlet pelajar untuk mengukir prestasi sekaligus mendongkrak perolehan medali bagi kontingen daerah masing-masing pada POPDA XV Jawa Timur 2026.

















