SURABAYA – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Polsek Gubeng melalui program Jumat Peduli (JUPE). Sebanyak 300 porsi sarapan gratis dibagikan kepada warga, pengemudi ojek online (ojol), dan pengguna jalan yang melintas di sekitar Mapolsek Gubeng, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., yang datang bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya, Ibu Inge Luthfie, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Surabaya.
Program JUPE kali ini digelar Polsek Gubeng berkolaborasi dengan Kecamatan Gubeng dan Hotel MaxOne Dharmahusada. Menu sarapan yang dibagikan berupa nasi soto daging.
Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro, S.T.K., M.H., mengatakan, JUPE merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat sekaligus sarana untuk mempererat komunikasi dengan warga.
“Melalui JUPE ini kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung melalui kepedulian sosial,” ujar Sugarda.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak berhenti pada pembagian makanan gratis. Interaksi antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan serta kepercayaan publik terhadap kepolisian.
“Kami berharap kegiatan sederhana seperti ini bisa menjadi ruang untuk membangun komunikasi. Ketika polisi dan masyarakat semakin dekat, tentu akan lebih mudah bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Selain membagikan sarapan, Polsek Gubeng juga memberikan perhatian kepada komunitas ojol disabilitas. Sejumlah paket sembako diserahkan secara langsung oleh Kapolrestabes Surabaya bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya.
Kehadiran Kapolrestabes Surabaya dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai inovasi pelayanan masyarakat yang dikembangkan Polsek Gubeng.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah SREGEP atau SPKT Respon Gerak Cepat. Inovasi tersebut memungkinkan masyarakat mengurus surat kehilangan secara daring melalui aplikasi WhatsApp.
Setelah proses pelayanan selesai, dokumen surat kehilangan dapat diantarkan ke rumah pemohon tanpa dipungut biaya. Pelayanan tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan dan memangkas waktu masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.
Sugarda mengatakan, JUPE dan SREGEP menjadi bagian dari upaya Polsek Gubeng menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya cepat, tetapi juga humanis.
“Kami terus berupaya mencari cara agar pelayanan kepolisian semakin mudah dijangkau masyarakat. Prinsipnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit,” jelasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi faktor penting agar program kepedulian masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
“JUPE ini bisa terlaksana karena adanya kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dunia usaha, dan masyarakat. Kami tentu berharap kolaborasi seperti ini terus berjalan sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tutur Sugarda.
Sementara itu, masyarakat yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Bagi warga, pembagian sarapan gratis tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan di pagi hari, tetapi juga menunjukkan kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat.
Polsek Gubeng memastikan program kepedulian dan inovasi pelayanan akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan semangat “Senantiasa Menjadi Lebih Baik”, jajaran Polsek Gubeng berupaya menjadikan pelayanan publik dan kepedulian sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kepolisian.

















