SURABAYA – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Polsek Gubeng, Surabaya. Melalui program Jumat Peduli (JUPE), jajaran Polsek Gubeng menggelar patroli malam sekaligus membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang masih bekerja hingga larut malam.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (2/10/2026) malam hingga menjelang dini hari itu dipimpin langsung Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro, S.T.K., M.H. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyapa dan berbagi dengan para pekerja yang tetap beraktivitas di tengah malam.
Dalam patroli tersebut, Kapolsek Gubeng membawa lima paket sembako serta sejumlah bantuan titipan dari hamba Allah untuk diberikan kepada warga yang ditemui di sepanjang rute patroli.
Sasaran bantuan merupakan masyarakat yang masih berjuang mencari nafkah pada malam hari. Di antaranya pedagang siomay, penjual pentol, penjual tahu tek hingga abang becak.
Kapolsek Gubeng yang didampingi tiga personel Bhabinkamtibmas menyempatkan diri berhenti di sejumlah lokasi. Mereka menyapa warga, berdialog singkat sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung.
Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro mengatakan, kegiatan JUPE sengaja dikemas bersamaan dengan patroli malam agar kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika terjadi persoalan keamanan.
“Kami ingin patroli tidak hanya berorientasi pada pencegahan kriminalitas, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menyapa masyarakat secara langsung. Para pekerja malam ini adalah pejuang rupiah yang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” ujar Sugarda.
Menurutnya, perhatian kecil yang diberikan kepada masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara polisi dan warga. Terlebih, masyarakat yang bekerja hingga malam hari juga memiliki peran dalam menjaga roda perekonomian tetap berjalan.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan mereka. Yang tidak kalah penting, kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir, mendengar dan peduli terhadap kondisi mereka,” imbuhnya.
Patroli JUPE juga menjadi bagian dari upaya Polsek Gubeng dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan aksi kriminalitas pada malam hingga dini hari. Dengan menyambangi sejumlah titik dan berinteraksi langsung dengan warga, personel kepolisian sekaligus dapat mengetahui kondisi kamtibmas di lapangan.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat mendapat respons positif dari para penerima bantuan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan melalui program JUPE Polsek Gubeng.
Bagi sebagian pekerja malam, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang cukup berarti. Mereka mengaku terharu karena di tengah aktivitas mencari nafkah hingga larut malam, masih ada pihak yang menyempatkan diri menyapa dan memberikan kepedulian.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan dan membangun kedekatan dengan masyarakat dapat berjalan beriringan. Patroli dilakukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sementara program JUPE menjadi ruang bagi polisi untuk hadir lebih dekat dengan warga.
Melalui kegiatan JUPE, Polsek Gubeng berharap komunikasi dan hubungan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat semakin kuat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap memberikan perhatian dan pelayanan.
“Intinya, kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif,” pungkas Sugarda.

















