• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
NewsStand
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Sepakbola
  • Lifestyle
    • All
    • Kuliner
    • Wisata
    Peringatan Hari Musik, Musisi Harry Sastra Serukan Perdamaian Global

    Peringatan Hari Musik, Musisi Harry Sastra Serukan Perdamaian Global

    Pendaftaran Gerak Jalan Legendaris Mojokerto–Surabaya 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Kisah Majapahit hingga Era Modern

    Pendaftaran Gerak Jalan Legendaris Mojokerto–Surabaya 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Kisah Majapahit hingga Era Modern

    Perjuangan Hidup Mat Yasin, Pengusaha Besi Tua yang Rogoh Rp2 Miliar untuk Bangun Jalan Desa di Sampang

    Perjuangan Hidup Mat Yasin, Pengusaha Besi Tua yang Rogoh Rp2 Miliar untuk Bangun Jalan Desa di Sampang

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Lagu ‘Indonesiaku’ Makin Digemari, Cek Linknya!

    Lagu ‘Indonesiaku’ Makin Digemari, Cek Linknya!

    Warung Ayam Penyet Dekat Kantor Kemenkeu Diserbu Pembeli Gara-gara Menkeu Purbaya

    Warung Ayam Penyet Dekat Kantor Kemenkeu Diserbu Pembeli Gara-gara Menkeu Purbaya

    Matahari Terasa Lebih Menyengat di Surabaya & Sekitarnya: Apa Penyebabnya?

    Matahari Terasa Lebih Menyengat di Surabaya & Sekitarnya: Apa Penyebabnya?

    7 Makanan untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Direkomendasikan Pakar Harvard

    7 Makanan untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Direkomendasikan Pakar Harvard

    Ditemani Rizky Billar, Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Pelanggaran Hak Cipta

    Ditemani Rizky Billar, Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Pelanggaran Hak Cipta

    • Wisata
    • Kuliner
  • Teknologi
    Kolaborasi Unej–Perhutani Dorong Riset Hutan dan Ketahanan Pangan di Jember

    Kolaborasi Unej–Perhutani Dorong Riset Hutan dan Ketahanan Pangan di Jember

    Ini Lokasi Google Maps 21 Bengkel Resmi Pertamina Layani Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’ di Jawa Timur

    Ini Lokasi Google Maps 21 Bengkel Resmi Pertamina Layani Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’ di Jawa Timur

    List Lengkap 21 Bengkel Resmi di Jawa Timur yang Ditunjuk Pertamina untuk Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’

    List Lengkap 21 Bengkel Resmi di Jawa Timur yang Ditunjuk Pertamina untuk Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’

    Kelebihan Bobibos Asal Jonggol, BBM Murah Setara RON 98 Buatan Anak Bangsa

    Kelebihan Bobibos Asal Jonggol, BBM Murah Setara RON 98 Buatan Anak Bangsa

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Sepakbola
  • Lifestyle
    • All
    • Kuliner
    • Wisata
    Peringatan Hari Musik, Musisi Harry Sastra Serukan Perdamaian Global

    Peringatan Hari Musik, Musisi Harry Sastra Serukan Perdamaian Global

    Pendaftaran Gerak Jalan Legendaris Mojokerto–Surabaya 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Kisah Majapahit hingga Era Modern

    Pendaftaran Gerak Jalan Legendaris Mojokerto–Surabaya 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Kisah Majapahit hingga Era Modern

    Perjuangan Hidup Mat Yasin, Pengusaha Besi Tua yang Rogoh Rp2 Miliar untuk Bangun Jalan Desa di Sampang

    Perjuangan Hidup Mat Yasin, Pengusaha Besi Tua yang Rogoh Rp2 Miliar untuk Bangun Jalan Desa di Sampang

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Lagu ‘Indonesiaku’ Makin Digemari, Cek Linknya!

    Lagu ‘Indonesiaku’ Makin Digemari, Cek Linknya!

    Warung Ayam Penyet Dekat Kantor Kemenkeu Diserbu Pembeli Gara-gara Menkeu Purbaya

    Warung Ayam Penyet Dekat Kantor Kemenkeu Diserbu Pembeli Gara-gara Menkeu Purbaya

    Matahari Terasa Lebih Menyengat di Surabaya & Sekitarnya: Apa Penyebabnya?

    Matahari Terasa Lebih Menyengat di Surabaya & Sekitarnya: Apa Penyebabnya?

    7 Makanan untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Direkomendasikan Pakar Harvard

    7 Makanan untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Direkomendasikan Pakar Harvard

    Ditemani Rizky Billar, Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Pelanggaran Hak Cipta

    Ditemani Rizky Billar, Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Pelanggaran Hak Cipta

    • Wisata
    • Kuliner
  • Teknologi
    Kolaborasi Unej–Perhutani Dorong Riset Hutan dan Ketahanan Pangan di Jember

    Kolaborasi Unej–Perhutani Dorong Riset Hutan dan Ketahanan Pangan di Jember

    Ini Lokasi Google Maps 21 Bengkel Resmi Pertamina Layani Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’ di Jawa Timur

    Ini Lokasi Google Maps 21 Bengkel Resmi Pertamina Layani Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’ di Jawa Timur

    List Lengkap 21 Bengkel Resmi di Jawa Timur yang Ditunjuk Pertamina untuk Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’

    List Lengkap 21 Bengkel Resmi di Jawa Timur yang Ditunjuk Pertamina untuk Keluhan Pertalite ‘Mbrebet’

    Kelebihan Bobibos Asal Jonggol, BBM Murah Setara RON 98 Buatan Anak Bangsa

    Kelebihan Bobibos Asal Jonggol, BBM Murah Setara RON 98 Buatan Anak Bangsa

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Langit Indonesia Siap Disinari Hujan Meteor Orionid, Puncaknya 21 Oktober 2025

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Jam Tangan Seiko Mendadak Trending! Dipakai Menteri Purbaya, Ini 5 Kelebihannya

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
No Result
View All Result
NewsStand
No Result
View All Result

Surabaya Jadi Tuan Rumah ITF Junior Widjojo Soejono ke-43, Lima Venue Disiapkan

7 September 2026
Surabaya Jadi Tuan Rumah ITF Junior Widjojo Soejono ke-43, Lima Venue Disiapkan

Direktur Turnamen, ITF Widjojo Soedjono Championship ke-43 Tahun 2026, Didik Utomo Pribadi (jaket merah). (Foto: Zal)

WhatsappFacebook

SURABAYA — Kota Surabaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah turnamen tenis junior internasional ITF Junior Widjojo Soejono International Junior Championship ke-43 Tahun 2026. Kejuaraan yang telah berlangsung selama 43 tahun tersebut dijadwalkan digelar pada 27 September hingga 4 Oktober 2026.

Turnamen tahun ini diperkirakan diikuti kurang lebih 500 atlet, terdiri atas sekitar 350 atlet nasional dan kurang lebih 150 atlet internasional dari sekitar 20 negara.

BacaJuga

KONI Jatim Perluas Mitra Medis, Gandeng RS PHC dan RS Korpri Pura Raharja untuk Perkuat Kesehatan Atlet

Kehadiran Arderio Hukom di Latihan Subuh Akuatik Surabaya Perkuat Optimisme Hadapi Porprov 2027

Direktur Turnamen Widjojo Soejono sekaligus Sekretaris Umum Pelti Jawa Timur, Didik Utomo Pribadi, mengungkapkan persiapan penyelenggaraan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Panitia masih melakukan penyempurnaan sejumlah kebutuhan teknis, termasuk mempersiapkan kedatangan peserta serta rangkaian pembukaan turnamen.

“Persiapan kami sudah sekitar 90 persen. Sepuluh persen sisanya akan kami rapikan sambil menunggu proses check-in peserta dan mempersiapkan pembukaan,” kata Didik.

Menurut materi panitia, penyelenggaraan ITF Junior Widjojo Soejono memiliki dua tujuan utama. Pertama, mempertahankan sekaligus melanjutkan kompetisi tenis junior internasional yang merupakan gagasan, rintisan dan inisiatif almarhum Jenderal TNI (Purn.) Widjojo Soejono.

Kejuaraan tersebut telah berlangsung selama 43 tahun dan mendapat pengakuan dari International Tennis Federation (ITF).

Kedua, turnamen menjadi kesempatan bagi atlet junior Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi atlet-atlet luar negeri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat melahirkan petenis Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat internasional.

Peserta dari 20 Negara

Turnamen tahun ini kembali mendapat respons besar dari peserta internasional. Panitia mencatat kurang lebih 150 atlet internasional akan ambil bagian dengan jumlah negara peserta sekitar 20 negara.

Peserta tersebut berasal dari berbagai negara, antara lain Thailand, Filipina, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, China, India, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Australia, Hong Kong, Inggris, Polandia, Kamboja, Bangladesh, Swiss, Jerman, Vietnam, Sri Lanka, Pakistan, Myanmar, Arab Saudi dan Afrika Selatan.

Dengan jumlah peserta internasional tersebut, kejuaraan di Surabaya diharapkan menjadi ruang bagi petenis junior Indonesia untuk memperoleh pengalaman bertanding melawan pemain dari berbagai negara.

Sementara dari dalam negeri, panitia memperkirakan terdapat sekitar 350 atlet nasional yang mengikuti berbagai kelompok umur.

Lima Venue untuk Menampung Peserta

Jumlah peserta yang cukup besar membuat panitia tidak hanya mengandalkan satu lokasi pertandingan. Lima venue tenis disiapkan untuk memastikan pertandingan dapat berlangsung efektif sekaligus mengurangi antrean pertandingan.

Lima lokasi tersebut adalah Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya, Lapangan Tenis Marinir Gunung Sari Surabaya, Lapangan Tenis PDAM Surya Sembada Ngagel Kota Surabaya, Lapangan Tenis Kampus UNESA Surabaya, dan Lapangan Tenis Pratama Surabaya.

Penggunaan masing-masing venue juga disesuaikan dengan jadwal pertandingan. Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya digunakan pada 27–30 September, Lapangan Tenis Marinir Gunung Sari pada 27 September–1 Oktober, Lapangan Tenis PDAM Surya Sembada pada 27 September–3 Oktober, Lapangan Tenis Kampus UNESA pada 26 September–3 Oktober, sedangkan Lapangan Tenis Pratama pada 27 September–3 Oktober 2026.

Untuk pertandingan yang masuk dalam kalender ITF, panitia memusatkan pertandingan di kawasan Lapangan Tenis Kampus UNESA, Lidah Wetan.

Menurut Didik, strategi tersebut diperlukan untuk menghindari antrean panjang. Apalagi tahun ini ITF menerapkan format round robin, yang memungkinkan pemain bertanding lebih banyak sebelum memasuki babak gugur.

“Kalau hanya dua tempat, waktu tunggu pemain akan terlalu lama. Dengan jumlah peserta sebanyak ini, bisa saja mereka baru mendapat giliran bertanding tengah malam,” jelasnya.

Kawasan UNESA dipandang memiliki fasilitas yang cukup mendukung pelaksanaan turnamen internasional. Selain lapangan outdoor, terdapat dua lapangan indoor yang memungkinkan pertandingan tetap berlangsung hingga malam.

Fasilitas penunjang seperti tempat istirahat pemain, pelatih dan wasit juga menjadi salah satu pertimbangan.

Didik menyebut terdapat pembicaraan mengenai kemungkinan penambahan dua lapangan tenis di kawasan tersebut. Jika terealisasi, kapasitas penyelenggaraan pertandingan diyakini semakin besar.

Pertandingan Kelompok Umur 8 hingga 18 Tahun

Selain nomor internasional, turnamen juga mempertandingkan sejumlah kelompok umur. Berdasarkan materi panitia, nomor yang dipertandingkan meliputi kelompok umur 8 tahun, 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, serta kelompok umur 18 tahun untuk nomor internasional.

Format tersebut membuat kejuaraan tidak hanya menjadi ajang bagi petenis junior yang sudah berada di level internasional, tetapi juga menjadi wadah kompetisi bagi pemain usia dini.

Dengan demikian, ITF Junior Widjojo Soejono memiliki fungsi ganda, yakni sebagai kompetisi internasional sekaligus bagian dari proses pembinaan petenis muda secara berjenjang.

Pembukaan 28 September

Rangkaian ITF Junior Widjojo Soejono 2026 akan diawali dengan acara pembukaan pada 28 September 2026.

Pembukaan dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB di Lapangan Tenis Kodam V/Brawijaya. Ketua Umum PP Pelti Prof. Nurdin Halid dijadwalkan hadir untuk membuka turnamen.

Sementara proses pendaftaran peserta ITF masih berlangsung hingga 7 September. Karena itu, panitia belum dapat memastikan secara keseluruhan daftar pemain unggulan yang akan berlaga.

Namun, sejumlah petenis nasional junior dipastikan ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Secara keseluruhan, pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai 27 September hingga 4 Oktober 2026, dengan waktu pelaksanaan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai dan menyesuaikan kebutuhan pertandingan.

Jadi Ajang Regenerasi Petenis

Didik menegaskan bahwa keberadaan turnamen ini tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi internasional di Surabaya. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan regenerasi petenis muda.

Terlebih, tenis Jawa Timur selama ini memiliki tradisi prestasi di tingkat nasional. Pembinaan atlet secara berjenjang dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan capaian tersebut.

Rencana perubahan ketentuan usia atlet pada PON juga menjadi tantangan tersendiri bagi Pelti Jawa Timur. Dalam Rakernas Pelti, muncul ketentuan mengenai batas usia maksimal 25 tahun, dengan tetap memberikan kesempatan kepada satu atlet senior putra dan satu atlet senior putri.

“Kondisi ini menjadi tantangan bagi pembinaan kami. Harapannya, pembinaan yang berjenjang, berkesinambungan dan berkelanjutan bisa melahirkan atlet-atlet muda yang siap mendukung prestasi senior,” ujar Didik.

Di sisi lain, Didik berharap pemerintah daerah turut memperhatikan kebutuhan fasilitas tenis. Menurutnya, Jawa Timur membutuhkan lapangan tenis komunal yang memenuhi standar pertandingan internasional.

Ketersediaan fasilitas tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi Surabaya dan Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah berbagai kompetisi tenis tingkat internasional pada masa mendatang.

Dengan dukungan lima venue, kehadiran ratusan atlet nasional dan internasional, serta kesempatan bertanding melawan pemain dari berbagai negara, ITF Junior Widjojo Soejono 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas, jam terbang dan regenerasi petenis muda Indonesia.

Tags: ITF Junior Widjojo Soejono International Junior Championship ke-43 Tahun 2026Surabayaturnamen tenis junior internasional

Popular News

  • Kanker Mata Tak Halangi Siswa MI Ini Berprestasi di Kejuaraan Kabaddi Piala KONI Surabaya 2025

    Kanker Mata Tak Halangi Siswa MI Ini Berprestasi di Kejuaraan Kabaddi Piala KONI Surabaya 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surabaya Jadi Tuan Rumah ITF Junior Widjojo Soejono ke-43, Lima Venue Disiapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakerda Pabersi Jatim 2026: Dua Kejurprov Digelar Tahun Ini Demi Raih Emas PON 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IMI Kota Surabaya Agendakan “Sunmori Silaturide” Sebagai Ajang Sosialisasi Program dan Talkshow

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Arung Jeram Putri Faji Surabaya Siap Berlaga di World Rafting Championship 2025 di Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
NewsStand

© 2025
News Stand Indonesia

Tentang Kami

  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Internasional
  • Hukum
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Wisata
  • Teknologi
  • Food

© 2025
News Stand Indonesia

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In