Surabaya – Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan KONI Kota Surabaya bersama seluruh cabang olahraga (cabor) anggota berlangsung kondusif dan penuh antusiasme. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap berbagai aspirasi, mulai dari program pembinaan hingga kebutuhan fasilitas latihan.
Ketua KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, mengungkapkan bahwa Rakor menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara KONI dan seluruh cabang olahraga. Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap cabor.
“Alhamdulillah Rakor KONI Surabaya bersama cabang olahraga berjalan lancar. Antusiasme peserta sangat baik. Forum ini menjadi tempat bagi cabor untuk menyampaikan aspirasi, dukungan, saran, maupun berbagai kendala yang dihadapi,” kata Arderio.
Salah satu isu yang mencuat dalam Rakor adalah keterbatasan fasilitas latihan yang dialami sejumlah cabang olahraga. Menanggapi hal tersebut, KONI Surabaya menghadirkan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) sehingga permasalahan dapat langsung dibahas dan dicarikan solusi.
Arderio menjelaskan bahwa penggunaan fasilitas olahraga di kawasan Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) membutuhkan rekomendasi dari KONI Surabaya. Melalui koordinasi yang dilakukan dalam Rakor, proses tersebut dapat dipercepat sehingga fasilitas segera dapat dimanfaatkan oleh cabang olahraga.
“Permasalahan tersebut langsung mendapat solusi. Insyaallah mulai pekan depan fasilitas sudah bisa digunakan setelah rekomendasi dari KONI Surabaya diterbitkan,” ujarnya.
Ia berharap Rakor dapat terus digelar secara berkala sebagai sarana memperkuat sinergi antara KONI Surabaya, Disput Porapar, dan seluruh cabang olahraga. Dengan komunikasi yang terbangun secara intensif, berbagai kendala pembinaan atlet diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat.
Selain membahas persoalan teknis, Rakor juga menjadi ajang sosialisasi program Tour de Porprov. Program ini merupakan rangkaian kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan kesiapan cabang olahraga dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Tour de Porprov juga akan difungsikan sebagai test event untuk mengukur kesiapan penyelenggaraan maupun pembinaan atlet menuju Porprov 2027 yang proses persiapannya telah dimulai sejak 2026.
Melalui program tersebut, KONI Surabaya berharap setiap cabang olahraga mampu memetakan perkembangan prestasi atlet, mengidentifikasi kebutuhan pembinaan, serta memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar Surabaya mampu mempertahankan prestasinya pada Porprov Jawa Timur mendatang.

















