SURABAYA – Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) melakukan penyegaran komposisi tim pelatih nasional panjat tebing untuk proyeksi Asian Games 2026. Dua pelatih asal Jawa Timur dikabarkan masuk dalam jajaran pelatih pelatnas.
Dua nama yang mencuat adalah Galar Pandu Asmoro, yang diproyeksikan menangani nomor speed, serta Rindi Sufriyanto untuk kategori lead. Keduanya dijadwalkan bergabung dengan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta dalam waktu dekat.
Meski demikian, Galar mengaku hingga kini belum menerima surat keputusan (SK) resmi dari PP FPTI. “Saya belum berani bicara banyak karena sampai sekarang belum menerima SK,” ujar Galar saat ditemui di Lapangan Panjat Tebing Jatim Seger, Kamis (26/2/2026) petang.
Namun ia membenarkan telah melakukan komunikasi dengan pengurus PP FPTI terkait rencana pemanggilan tersebut. Informasi serupa juga dibenarkan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara. “Memang sudah ada pembicaraan. Sekarang tinggal menunggu SK resmi,” tegasnya.
Pemanggilan Galar dan Rindi tak lepas dari rekam jejak prestasi keduanya. Galar merupakan peraih emas nomor speed SEA Games 2010. Ia juga sukses mengantar atlet speed Jawa Timur meraih emas PON XXI 2024 di Aceh–Sumatera Utara.
Sementara itu, Rindi Sufriyanto tercatat sebagai peraih emas Asian Games 2018 nomor speed relay bersama Muhammad Hinayah, Abu Dzar Yulianto, dan Veddriq Leonardo.
Selain bergabung dengan jajaran pelatih nasional, Galar dan Rindi juga akan menyusul empat atlet panjat tebing asal Jawa Timur yang telah lebih dulu masuk pelatnas. Mereka adalah Putra Tri Ramadhani, Alma Ariella Tsany, dan Mayra Azalia Nabila di kategori lead, serta Amanda Narda Mutia pada nomor speed.

















